Kamis, 08 Maret 2012

Islam Mengharamkan Nikah Dengan Kerabat Dekat

Mukjizat Alquran: Haramnya Menikahi Saudara Dekat

 
Jumat, 17 Pebruari 2012 19:33 WIB

Oleh: Dr Abdul Basith Jamal & Dr Daliya Shadiq Jamal
Dewasa ini, para ilmuwan sangat antusias untuk mengkaji genemia dan fisiologia genetika yang berkaitan khusus dengan janin hasil dari pernikahan sesama saudara dekat, serta mengkomparasikan hasil-hasil penelitian ini dengan hasil-hasil pengkajian terhadap janin hasil dari pernikahan jauh.

Para pakar genetika menyimpulkan, hasil kajian menunjukkan adanya penumpukan sifat-sifat minder atau lemah yang terdapat dalam jiwa anak-anak hasil pernikahan dekat.

Hal ini kembali pada asal keturunan mereka yang memiliki gen sifat mundur, yang mengakibatkan munculnya sifat keraguan atau kebimbangan yang merugikan dalam kemampuan dan struktur organ tubuh anak untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda.

Dari dampak kelambanan atau kebimbangan yang merugikan adalah kemampuan berpijak yang menentang genum anak pada kontrol dalam tubuh terhadap mikroba. Yang demikian itu disebabkan terjadinya kelambanan dalam proses pembentukan unsur-unsur penjaga beserta turunnya tensi vitalitas tubuh terhadap unsur ini.

Semua itu berkaitan erat dengan penumpukan sifat-sifat mundur yang diwariskan.
 

Adapun jika penumpukan sifat-sifat yang diwariskan itu berbeda-beda, maka ini akan menguntungkan si anak, bahkan akan mengangkat kemampuan berpijak serta meningkatkan fungsi kekuatan yang diwariskan itu.

Dari sisi ilmiah, meletakkan sesuatu pada wilayah yang masih diragukan adalah hal yang tidak disukai. Dan lebih baik mengutamakan yang jauh demi menjamin kualitas produksi keturunan yang berbeda serta mampu mengolah dirinya pada lingkungan yang berbeda.

Sesungguhnya hasil-hasil pengkajian ini membuktikan adanya unsur kimia tertentu pada tetesan susu yang menuntut pengeluaran daya terhadap makanan payu dara. Dan unsur ini bekerja memunculkan kesamaan fungsi dalam psikologi kekuatan warisan pada saudara sesusuan. Hingga akhirnya terjadi penumpukan gen yang dikhawatirkan terjadi pada pernikahan antara saudara sesusuan sebagaimana yang terjadi pada pernikahan saudara dekat.

Semua itu adalah hasil cemerlang setelah revolusi ilmu pengetahuan serta kemajuan dalam ilmu penelitian gen dan revolusi janin, serta setelah melalui ratusan percobaan oleh pusat-pusat penelitian yang canggih.

Akan tetapi, Alquran sejak 14 abad yang lalu telah mengharamkan pernikahan dekat, hal ini terdapat dalam firman Allah, “Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-sadara ibumu yang perempuyan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, saudara-saudara perempuanmu dari saudara-saudaramu yang perempuan, ibu-ibumu yang menyusuimu, saudara-saudara perempuan yang sepersusuan...” (QS. An-Nisaa': 23).

Serta jawaban Rasulullah SAW tatkala ditanya tentang larangan pernikahan dekat, “Diharamkan dengan sebab susuan semua yang diharamkan sebab nasab (keturunan).” (HR. Bukhari Muslim dari Ibnu Abbas).

Dalam hal ini Muhammad SAW bukanlah pakar dalam bidang fisiologi kekuatan janin tatkala mengatakan demikian, juga beliau tidak memiliki perangkat penelian khusus. Akan tetapi beliau menyampaikan segala yang diwahyukan oleh Sang Pencipta manusia dari tidak ada, Yang meningkatkan perangkat atau sifat-sifat yang diturunkan, dan Dia Maha Kuasa melakukan perubahan, menghilangkan sama sekali atau menambah dari tidak ada menjadi ada, serta dari ada menjadi tidak ada.

Bahwasanya permasalahan ini lebih besar dibandingkan dengan berbicara tentang manusia, karena merupakan perkara yang berkaitan erat dengan sang Khaliq, Yang Maha Mengetahui terhadap kandung rahim berupa janin yang menyerupai gua-gua rahasia yang dipenuhi dengan tanda-tanda yang menunjukkan kekuasaan-Nya.



Redaktur: Chairul Akhmad
Sumber: Ensiklopedi Petunjuk Sains dalam Alquran dan Sunnah

Gunung adalah Pasak Bumi dalam al-Qur'an

Subhanallah, Inilah Mukjizat Alquran 

Tentang Rahasia Gunung

 
 
Selasa, 06 Maret 2012 15:16 WIB
 
REPUBLIKA.CO.ID, Para ahli geologi telah lama meneliti fungsi gunung sebagai pondasi penguat permukaan bumi.  Adalah Profesor Emeritus Frank Press dari Washington, Amerika Serikat (AS), salah seorang Geolog yang mengkaji tentang gunung sebagai sebagai pasak bumi.

Penasihat bidang ilmu pengetahuan di era kepemimpinan Presiden AS Jimmy Carter itu sempat menulis buku berjudul "The mountains, like pegs, have deep roots embedded in the ground.” Lewat buku "Gunung, seperti pasak, berakar di dalam tanah" itu, Press mengungkapkan apabila gunung dibelah berbentuk irisan maka akan terlihat akar atau alur bersama lava yang mengikat kuat di dasar tanah.

Ia juga mengungkapkan fungsi gunung yang memainkan peran penting dalam menstabilkan kerak bumi. Hasil penelitian ilmiah itu sebenarnya sudah disebut dalam kitab suci Alquran, sejak 1400 tahun yang lalu. Penemuan Press itu membuktikan bahwa Alquran adalah mukjizat dan firman Allah SWT.

Simaklah Alquran surah Al-Anbiya ayat 31: “Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka…”

Dalam surah Al-Naba ayat 6-7, Allah SWT berfirman, "Bukankan telah Kami jadikan bumi sebagai hamparan. Dan Kami jadikan gunung-gunung sebagai pasak?"

Mengapa gunung diistilahkan sebagai pasak? Menurut Prof Press, sebenarnya, kerak bumi mengapung di atas cairan. Lapisan terluar bumi membentang 5 km dari permukaan. Kedalaman lapisan gunung menghujam sejauh yang 35 km. Dengan demikian, pegunungan adalah semacam pasak yang didorong ke dalam bumi.

"Jadi gunung inilah yang berfungsi sebagai pasak untuk menstabilkan kerak bumi," ungkap  Prof Press.

Hal senada juga diungkapkan Profesor Siaveda,  ahli geologi dari Jepang. Menurut Siaveda, ketika lempengan bumi saling bertumbukkan, maka lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya. Sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung. Inilah yang mengikat kuat di dasar permukaan bumi.

Simak firman Allah dalam surah An-Nahl ayat 15 ini: "Dan Dia menancapkan gunung gunung di bumi supaya bumi ini tidak berguncang bersama kamu."

Janin Ikut Bersujud Ketika Dibacakan al-Qur'an

Subhanallah, Janin pun Bersujud Ketika Dibacakan Alquran

 
Rabu, 15 Pebruari 2012 12:24 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Seorang Ibu hamil dan dokter pernah menunjukkan bagaimana efek ayat Alquran yang didengarkan pada janin. Memperdengarkan ayat Alquran pada janin bayi ternyata dapat berefek menentramkan bayi dan dalam janin. Mengapa demikian?.

Pada tahun 1839, ilmuwan Enrick William Duve menemukan bahwa mengekspos otak dengan gelombang suara rendah berpengaruh positif pada sel didalam tubuh manusia. ilmuwan ini menemukan bahwa memperdengarkan gelombang rendah ini membuat sel-sel otak berada dalam keadaan getaran. Setiap sel bergetar mempengaruhi perbaharuan sistem sel-sel lain di sekitarnya.

Karena itu, Peneliti menggunakan cara ini untuk mengobati beberapa penyakit psikologis seperti Skizofrenia, kecemasan, masalah tidur dan beberapa kebiasaan buruk seperti merokok, kecanduan narkoba dan lain-lain.

Di dalam kebiasaan masyarakat barat, mendengarkan lagu klasik menimbulkan 'mozart effect' yang berpengaruh dalam tumbuh kembang janin dan membuat anak semakin cerdas. Namun apakah kita tidak sadar, bahwa bacaan ayat Alquran yang merdu ternyata memiliki gelombang alpha yang sama.

Mendengarkan bacaan ayat Alquran yang disenandungkan secara merdu juga memiliki gelombang alpha pada otak bayi. Ini juga menjadikan pikiran yang tenang, kesehatan dan intelejensia meningkat. bahkan dalam scan dan Ultra SonoGrafi (USG) menunjukkan bayi bersujud ketika dibacakan ayat Alquran.

"Kami telah menciptakan kamu; maka mengapa kamu tidak membenarkan? Adakah kamu perhatikan (benih manusia) yang kamu pancarkan? Kamukah yang menciptakannya? Ataukah Kami yang menciptakannya?" (QS, 56:57-59).

Ini Link Videonya:

http://www.youtube.com/watch?v=N6gAGtcBSgQ
 
Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Amri Amrullah

Penciptaan Alam dalam al-Qur'an

Subhanallah, Inilah Mukjizat Alquran 

Tentang Penciptaan Alam Semesta

 
Rabu, 07 Maret 2012 04:26 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, ''Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"  (QS: Ar Rahman [55}: 37-38)

Sejak dahulu kala, manusia dari masa ke masa selalu mempertanyakan proses penciptaan alam semesta. Berawal dari pertanyaan sederhana itu, kemudian tercipta beragam teori tentang penciptaan alam semesta. Di antara beragam teori itu, yang paling dikenal adalah teori Materialisme dan Teori Ledakan Besar (Big Bang Theory).

Materialisme merupakan salah satu aliran dalam ilmu filsafat yang dikembangkan oleh para filosof Yunani Kuno. Materialisme adalah aliran yang memandang bahwa segala sesuatu adalah realitas, dan realitas seluruhnya adalah materi belaka. Menurut teori ini, alam semesta sudah ada sejak waktu yang tak terbatas.

Menurut penganut paham materialisme, alam tidak memiliki awal maupun akhir.  Teori ini juga menyakini bahwa alam semesta tidak diciptakan, tetapi ada dengan sendirinya. Segala sesuatu dalam alam semesta hanyalah peristiwa kebetulan atau ketidaksengajaan dan bukan merupakan hasil dari sebuah rancangan atau visi yang disengaja.

Teori ini diagung-agungkan  para materialis  di abad ke-19,  termasuk Ludwig Freuerbach (1804-1872). Menurut pendapatnya,  hanya alamlah yang ada, manusia juga termasuk alam. Dia menganggap bahwa jiwa ada setelah materi, jadi psikis manusia merupakan salah satu gejala dari materi yang ada.

Kaum materialis juga mengingkari adanya the ultimate nature of reality (realitas tertinggi atau Yang Mutlak). Mereka menganggap bahwa doktrin alam semesta yang digambarkan oleh sains merupakan materialisme sederhana.

Kaum materialis menyatakan bahwa para filosof tidak dapat menambah, dalam arti memperbaiki pengertian materi yang bersifat deskriptif yang diberikan  para ilmuwan pada masa hidupnya. Paham materialisme ini memiliki beberapa aliran, yakni; materialisme lama, materialisme modern, serta materialisme dialektis/historis.

                                                                                                                                                        
Teori materialisme yang sempat diagungagungkan para filsuf dan ilmuwan Barat dipatahkan oleh Teori Ledakan Besar (Bing Bang Theory). Seiring ditemukannya fakta tentang  terjadinya Ledakan Besar oleh seorang Ahli Astronomi  Amerika bernama  Edwin Hubble pada 1929, kebenaran Teori Ledakan Besar pun semakin kokoh.

Teori Ledakan Besar mengungkapkan bahwa alam semesta termasuk bumi dan isinya itu terbentuk dari sebuah ledakan besar. Teori ini menyatakan adanya "awal atau permulaan" pada alam semesta -- yang disebabkan oleh Big Bang. Kalau alam semesta itu memiliki permulaan, maka tentu saja ada yang menciptakannya yakni Tuhan,  Sang Pencipta semesta alam.

Beberapa puluh tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1948 seorang peneliti bernama George Gamov berpendapat, seharusnya ada sisa-sisa radiasi dari hasil big bang. Tak lama setelah itu, dua orang peneliti bernama Arno Penzias dan Robert Wilson menemukan sisa radiasi dari Ledakan Besar berupa radiasi latar belakang kosmik.

Radiasi ini tidak seperti apapun yang berasal dari seluruh alam semesta, karena luar biasa seragam. Radiasi ini tidak dibatasi dan tersebar merata di seluruh jagad raya. Ternyata radiasi ini merupakan gema dentuman besar. Berkat penemuan itu baik Arno Penzias dan Robert Wilson dihadiahi Nobel untuk penemuan besar mereka.

Pada tahun 1989, National Aeronautics and Space Administration (NASA) meluncurkan sebuah satelit yang dilengkapi dengan instrumen sensitif Cosmic Background Emission Explorer (COBE) ke luar angkasa guna mendeteksi radiasi latar belakang kosmik yang ditemukan oleh Arno Penzias dan Robert Wilson. Hanya dalam hitungan menit, (COBE) mampu menemukan radiasi latar belakang kosmik.
 

Sejumlah bukti lainnya yang menunjukkan alam semesta berasal dari sebuah ledakan besar adalah terdapatnya kandungan Hidrogen dan Helium yang tersebar di seluruh jagat raya.  Jika alam semesta tidak memiliki awal, seharusnya Hidrogen telah menghilang dari alam semesta ini diakibatkan perubahan atom Hidrogen menjadi atom Helium.

Ini bukti yang ditemukan dari penelitian yang panjang. Akhirnya para ilmuwan di dunia mengakui kebenaran bahwa alam semesta lahir dari sebuah ladakan besar yang tentu saja diciptakan keberadaannya.

Belasan abad sebelum para ahli menemukan sejumlah teori penciptaan alam semesta, Alquran, sebagai firman Allah SWT,  yang diajarkan Nabi Muhammad SAW telah mengungkap dan menyibak rahasia penciptaan alam semesta.  Alquran telah menjelaskan bagaimana alam semesta – bumi dan langit – diciptakan bagi umat manusia.

Dalam Alquran surat Shaad ayat 27, Allah SWT berfirman, “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi, dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang itu karena mereka akan masuk neraka.”

Aliran materialisme sangat bertentangan dengan ajaran Alquran. Sebab, aliran tersebut menyatakan bahawa alam semesta ada tanpa direncanakan dengan visi tertentu. Dalam surat Ali Imran ayat 191, Sang Khalik berfirman,'' (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.''

Alquran menggambarkan penciptaan alam semesta dalam enam masa.  “Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan diciptakanNya pula matahari, bulan, dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Mahsuci Allah Tuhan semesta alam.

Lalu siapa lagi jika bukan Allah yang mampu menciptakan Ledakan Besar yang indah. Pasalnya hasil Ledakan Besar itu kini tersusun rapi menjadi materi seperti planet, bintang, galaxi, kluster, dan superkluster di jagad raya. Ledakan tersebut tidak seperti ledakan bom yang hasilnya hancur berantakan. Maka Allah menciptakan alam semesta ini tentunya agar diambil hikmahnya bagi manusia.


Ayat-ayat Penciptaan Alam Semesta
Berikut beberapa ayat tentang penciptaan alam semesta itu:

* ''(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.'' (QS: Ali 'Imran: 191)

* Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (QS: Ali Imran: 190).

* Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka. (QS: Al An'aa,:11)

* Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: "Jadilah, lalu terjadilah", dan di tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (QS Al-An'aam (Binatang ternak) ayat 73)

* Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy {548}. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (QS: Al A'raaf: 54)

* Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi...'' (QS At Taubah: 36)

*  ''Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?.'' (QS: AL Anbiyaa: 30)
Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: Dyah Ratna Meta Novia

Ada Sungai Di Dasar Laut

Subhanallah, Inilah Mukjizat Alquran 

Tentang Sungai di Dasar Laut

Kamis, 08 Maret 2012 13:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,  Suatu hari, seorang ahli kelautan bernama Jacques Yves Costeau melakukan penelitian di dasar laut untuk Discovery Channel. Ia menelurusi fenomena bawah laut di Cenota Angelita, Mexico.

Saat melakukan penyelaman, ia dikejutkan dengan sebuah fenomena alam yang luar biasa. Dia menemukan air tawar di antara air laut yang asin. Penemuan itu membuatnya takjub.  Bagaimana mungkin air tawar bisa berada terpisah dalam air laut yang asin? Tetapi itulah kenyataan yang dia temukan di dalam laut.

Rasa ingin tahunya yang besar membuat Costeau kembali menyelam lebih dalam lagi. Ia menyaksikan fenomena alam yang lebih mengejutkan lagi. Betapa tidak. Ia melihat ada sungai di dasar lautan.

Sungai di bawah laut itu ditumbuhi daun-daunan dan pohon. Para peneliti menyebut fenomena itu sebagai lapisan Hidrogen Sulfida. Tapi tampak seperti sungai? Yang menjadi tanda tanya par ahli, mengapa air yang mengalir di sungai bawah laut itu rasanya tawar?

Sesungguhnya, sekitar 14 abad lalu, Alquran telah menjelaskan fenomena itu.  Simak saja surah Al-Furqan [25] ayat 53: ''Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia Jadikan antara keduanya dinding dan barat yang tidak tembus.''

Fenomena unik dan aneh itu juga telah disebutkan dalam surah Ar-Rahman [55] ayat 19-21: ''Dia membiarkan dua laut mengalir yang kemudian keduanya bertemu, di antara kedua ada batas yang tidak dilampaui masing-masing. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan.''

Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: youtube/yahoo mail list

Khasiat Buah Anggur

Subhanallah, Inilah Mukjizat Alquran Tentang Buah Anggur

Jumat, 09 Maret 2012 06:59 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,  ''Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.'' ( QS: An Nahl: ayat 11)

Aneka ragam buah-buahan segar diciptakan Sang Khalik untuk umat manusia. Di antara sekian banyak buah-buahan itu, salah satu yang disebutkan Allah SWT dalam Alquran dalah anggur. Buah yang rasanya lezat itu, disebutkan dalam Alquran sebanyak 14 kali.

"Ini menunjukkan bahwa betapa banyak nikmat yang Allah berikan dan sediakan untuk hamba-Nya, baik ketika masih di dunia maupun kelak nanti di kehidupan abadi, yaitu surga bagi orang-orang yang bertakwa,"  ujar Hisham Tahlbah dalam karyanya bertajuk Al-I'jaz Al Ilmi fi Alquran wa al sunnah  (Ensiklopedia Mukzijat Alquran dan Hadis).

Anggur merupakan salah satu tanaman yang dikenal umat manusia sejak lama.  Menurut Thlbah, anggur sudah dikenal sejak masa Nabi Nuh AS. Tanaman yang berbuah manis dan lezat itu tumbuh merambat ke atas, berlawanan arah dengan ujung kuncupnya, dan searah dengan penopang anggur.

"Anggur juga telah diketahui oleh orang-orang kuno sebagai tanaman berkhasiat tinggi dan memiliki manfaat sangat banyak. Kesimpulannya, anggur adalah salah satu buah yang paling banyak manfaatnya," tutur Tahlbah.

Buah anggur ini, sangat baik untuk dimakan, baik ketika masih segar ataupun sudah kering. Anggur merupakan buah yang mudah dicerna, dapat menggemukan, dan dapat menyuplai gizi yang yang cukup. Anggur hijau maupun merah memiliki khasiat yang sama, keduanya bisa dimanfaatkan untuk menjadi buah, makanan, minuman, maupun sebagai obat.

Hal senada juga dituturkan Ibnu Qayyim. Menurutnya, anggur adalah salah satu buah-buahan yang memiliki banyak manfaat. "Anggur adalah salah satu buah dari sekian banyak buah, salah satu makanan bergizi dari sekian banyak makanan bergizi, salah satu obat dari sekian banyak obat, atau salah satu minuman dari sekian banyak minuman," ungkap Ibnu Qayyim.

Sebagai obat, anggur memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Tahlbah mengungkapkan, anggur diyakini bisa mengobati batuk, memurnikan darah, membersihkan usus, pencernaan, bahkan bermanfaat untuk orang-orang yang terkena penyakit lambung. Tak hanya itu, anggur juga bisa dimanfaatkan bagi siapa saja yang henda melakukan diet (mengatur pola makanan).

Thalbah menjelaskan dalam buku-buku pengobatan pernafasan, anggur  juga memiliki manfaat sebagai obat untuk mendukung pengobatan pernafasan. Untuk mendukung pengobatan tersebut, anggur diolah menjadi minuman yang berupa jus anggur. "Perasan air anggur juga berkhasiat menurunkan panas tubuh, menghentikan batuk, dan membuat perut merasa nyaman," papar Tahlbah.

Jus anggur, menurut dia, bisa membantu penyembuhan dari penyakit hemaroid (wasir), gangguan pencernaan, batu ginjal dan gangguan kantong empedu. Untuk itu, para peneliti menganjurkan untuk meminum segelas jus anggur, sebelum sarapan dan sebelum makan malam.

Bahkan meminum segelas anggur sebelum tidur juga bisa membantu anda untuk tidur nyenyak tanpa insomnia yang mengganggu. Jus anggur juga baik untuk orang-orang yang keracunan, keletihan atau dalam masa penyembuhan atau terkena batu ginjal (kencing batu).

Menurut para peneliti, jus anggur harus segera diminum setelah pembuatannya, karena jika didiamkan terlalu lama akan berubah menjadi arak yang memabukkan. "Dari buah kurma dan anggur, kamu membuat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang mengerti," (QS Al-Nahl (16) ayat 67).

Anggur juga bisa digunakan sebagai cairan pelembab kulit muka dan untuk bahan kosmetika. Abu Muhammad Abdallah Ibn Ahmad Ibn al-Baitar Dhiya al-Din al-Malaqi atau akrab disapa Ibnu al-Baitar (1197 M – 1248 M) menuturkan bahwa anggur yang baik adalah anggur yang berukuran besar, berkulit tipis, berbiji jarang, dan berwarna agak kemerah-merahan. Menurutnya anggur adalah buah yang paling diminati.

"Ia juga tergolong paling baik dibandingkan buah-buahan lainnya, karena mengandung banyak lemak. Ia dapat menggemukan orang yang kurus, membersihkan darah, dan memperlancar saluran pencernaan. Anggur juga bermanfaat untuk meningkatkan libido, memulihkan orang yang sakit, dan menguatkan jantung," jelas Ibnu Baithar, ahli botani Muslim terkemuka di era kejayaan Islam di Andalusia.

Anggur muda atau anggur yang masih segar, lanjut Tahlbah, memiliki manfaat dapat memampatkan darah yang terus menerus mengalir keluar (pendarahan), menguatkan lambung, memperlancar saluran pencernaan, dan mengatasi masalah usus besar.

"Dari beberapa penelitian diperoleh kesimpulan bahwa anggur adalah buah yang memiliki banyak manfaat. Anggur sangat efektif dalam membangun, memperbaiki, dan memperkuat sel-sel tubuh. Ia juga dapat mengobati sejumlah penyakit. Selain mengobati anggur juga berfungsi untuk melindingi manusia dari serangan penyakit," tandas Tahlbah.

Fakta ini menunjukkan betapa buah-buahan yang disebutkan Sang Khalik dalam Alquran memiliki khasiat dan kegunaan yang luar biasa. Inilah salah satu bukti kemukjizatan ayat-ayat suci Alquran.
Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: desy susilawati

Senin, 05 Maret 2012

SELURUH PENDAFTAR DIHARAPKAN MENGIKUTI SEMUA PETUNJUK PENGISIAN FORM REGISTRASI DI BAWAH INI
KESALAHAN PENGISIAN DAPAT MENYEBABKAN DISKUALIFIKASI
PETUNJUK PENGISIAN form registrasi online

1. HALAMAN AWAL :
 Bacalah “ Bismillahirrahmanirrahim” sebelum memulai proses registrasi
 

Silahkan klik kolom “Mulai registrasi”
 

2. HALAMAN PENGUMUMAN :
 

Pendaftar diwajibkan membaca isi pengumuman dengan seksama.

Pendaftar diwajibkan mengunduh jadwal registrasi online untuk mengetahui informasi pelaksanaan registrasi dari pengumuman sampai pengiriman berkas.

Pendaftar diwajibkan mengunduh persyaratan PKHI Tahun 2012.
Pendaftar diwajibkan mengunduh petunjuk pengisian form registrasi online untuk mengetahui tata cara pengisian form registrasi online dengan lengkap dan benar.

Pendaftar diwajibkan mengunduh daftar dokumen untuk mengetahui dokumen apa saja yang dibutuhkan dalam proses registrasi dan kemana dokumen tersebut di kirimkan.

Pendaftar diwajibkan mengunduh contoh formulir untuk mengetahui formulir yang harus dilengkapi.

Pendaftar wajib mengunduh daftar PO BOX untuk mengetahui alamat pengiriman berkas pada masing-masing provinsi.

Pendaftar wajib mengunduh informasi porsi PPIH, untuk mengetahui porsi PPIH pada masing-masing jenis tugas.

Setelah itu pendaftar silahkan mencentang kotak “Saya telah membaca, menyetujui dan akan mematuhi semua persyaratan diatas” lalu melanjutkan dengan mengklik kolom “lanjutkan proses pendaftaran” untuk masuk ke halaman isian registrasi.

3. HALAMAN SATU FORM REGISTRASI

DATA PRIBADI
 

Isilah kolom “No KTP” sesuai dengan nomor yang tertera di KTP Saudara tanpa tanda baca. Contoh :105501009231432

Isilah kolom “Nama” (nama awal, tengah dan belakang) sesuai dengan nama yang akan dicantumkan pada Paspor Saudara.

Keterangan :
 

Jika nama anda terdiri atas dua kata maka sertakan nama ayah anda di kolom nama belakang. Contoh :

Nama Asli 


Nama Asli Nama Ayah
 

Jika nama anda hanya terdiri atas satu kata maka sertakan nama ayah anda di kolom nama tengah dan nama kakek anda di kolom nama belakang. Contoh :

Nama Asli Nama Ayah Nama Kakek
 

Isilah Kolom “tempat lahir” sesuai dengan nama daerah tempat lahir Saudara.

Isilah kolom “tanggal bulan dan tahun” lahir sesuai pilihan yang tersedia.

Isilah kolom “jenis kelamin” sesuai dengan jenis kelamin Saudara.
 

Isilah kolom “status” sesuai dengan status nikah Saudara.
 

Bagi pendaftar dengan status menikah, Isilah kolom “Nomor Buku Nikah” sesuai dengan nomor buku nikah Saudara.

Bagi pendaftar dengan status lainnya silahkan abaikan kolom ini.
 

Isilah kolom “alamat” sesuai dengan alamat yang tertera di KTP saudara

Isilah kolom “kode pos” sesuai dengan kode pos di wilayah Saudara

Isilah kolom “No telepon rumah” sesuai dengan no telepon rumah Saudara berikut kode areanya tanpa tanda baca. Contoh : 0218999704 (kode area + no telepon) , Jika tidak memiliki telepon rumah maka bisa diisi dengan no telpon rumah kerabat atau Family yang dapat memberikan informasi kepada Saudara.

Salman
Mauluddin
Idris
Salman
Idris
Tomajohari
 

Isilah kolom “No HP” sesuai dengan Nomor Handphone Saudara
 
Isilah kolom “Propinsi” sesuai dengan Nama Propinsi tempat tinggal Saudara.

Isilah kolom “Kab/Kota” sesuai dengan Nama Kab/Kota tempat tinggal Saudara
 

Bagi pendaftar yang tinggal di Kab/Kota Pemekaran silahkan mengisi kolom pada Kab/Kota pemekaran.
DATA IJAZAH

Isilah kolom “No ijazah SD” sesuai dengan No Ijazah SD Saudara tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya, tanda petik satu, tanda petik dua). Apabila ijazah Saudara hilang, maka diisi dengan nomor Surat Keterangan Barang hilang dari Kepolisian.
 Isilah kolom “No ijazah SMP” sesuai dengan No Ijazah SMP Saudara tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya, tanda petik satu, tanda petik dua), Apabila ijazah Saudara hilang, maka diisi dengan nomor Surat Keterangan Barang hilang dari Kepolisian.
 Isilah kolom “No ijazah SMA” sesuai dengan No Ijazah SMA Saudara tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya,
tanda petik satu, tanda petik dua), Apabila ijazah Saudara hilang, maka diisi dengan nomor Surat Keterangan Barang hilang dari Kepolisian.
 Bagi yang memiliki pendidikan Diploma, maka isilah kolom “No Ijazah Diploma” sesuai dengan nomor ijazah diploma Saudara tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya, tanda petik satu, tanda petik dua). Bagi yang tidak memiliki pendidikan diploma maka abaikan kolom ini.
 Isilah kolom “jurusan” sesuai dengan jenis pendidikan Saudara sesuai pilihan yang tersedia
 Isilah kolom “Tanggal dikeluarkan Ijazah” sesuai dengan tanggal, bulan dan tahun dikeluarkannya ijazah Saudara.
 Bagi yang memiliki pendidikan Sarjana (S1), maka isilah kolom “No Ijazah S1/Setara” sesuai dengan nomor ijazah Sarjana tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya, tanda petik satu, tanda petik dua). Bagi yang tidak memiliki pendidikan S1 maka abaikan kolom ini.
 Isilah kolom “jurusan” sesuai dengan jenis pendidikan Saudara sesuai pilihan yang tersedia.
 Isilah kolom “Tanggal dikeluarkan Ijazah” sesuai dengan tanggal, bulan dan tahun dikeluarkannya ijazah Saudara.
 Bagi yang memiliki pendidikan Pasca Sarjana (S2), maka isilah kolom “No Ijazah S2/Setara” sesuai dengan nomor ijazah Pasca Sarjana tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya, tanda petik satu, tanda petik dua). Bagi yang tidak memiliki pendidikan S2 maka abaikan kolom ini.
 Isilah kolom “jurusan” sesuai dengan jenis pendidikan Saudara sesuai pilihan yang tersedia.
 Isilah kolom “Tanggal dikeluarkan Ijazah” sesuai dengan tanggal, bulan dan tahun dikeluarkannya ijazah Saudara.
 Bagi yang memiliki pendidikan Doktoral (S3), maka isilah kolom “No Ijazah S3/Setara” sesuai dengan nomor ijazah Doktoral tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya, tanda petik satu, tanda petik dua). Bagi yang tidak memiliki pendidikan Doktoral maka abaikan kolom ini.
 Isilah kolom “jurusan” sesuai dengan jenis pendidikan Saudara sesuai pilihan yang tersedia.
 Isilah kolom “Tanggal dikeluarkan Ijazah” sesuai dengan tanggal, bulan dan tahun dikeluarkannya ijazah Saudara.
 Bagi yang memiliki pendidikan Profesi , maka isilah kolom “No Ijazah Profesi” sesuai dengan nomor ijazah Profesi tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya, tanda petik satu, tanda petik dua). Bagi yang tidak memiliki pendidikan profesi maka abaikan kolom ini.
 Isilah kolom “profesi” sesuai dengan jenis pendidikan profesi Saudara sesuai pilihan yang tersedia.
<KUALIFIKASI TENAGA>
 Isilah kolom “melamar sebagai” sesuai dengan pilihan Saudara untuk menjadi petugas (TKHI atau PPIH)
 Isilah kolom “Tenaga” sesuai dengan jenis tenaga yang Saudara inginkan dan disesuaikan dengan pendidikan yang Saudara miliki.
 Periksa kembali semua kolom isian apakah telah terisi dengan baik dan benar !
 Apabila anda sudah yakin maka silahkan klik “SUBMIT” untuk melanjutkan ke halaman berikutnya.
4. HALAMAN DUA FORM REGISTRASI
*Setelah anda melakukan SUBMIT dari halaman pertama, maka di halaman kedua anda akan mendapatkan Nomor Formulir secara otomatis. Nomor formulir ini berguna untuk melakukan edit data jika ada kekeliruan atau penambahan, sepanjang anda belum mendapatkan Nomor registrasi. Setelah melakukan edit data jangan lupa melakukan SUBMIT kembali.
<PENDIDIKAN>
 Isilah kolom “Pendidikan” sesuai dengan jenis pendidikan Saudara disesuaikan dengan jenis tugas yang anda inginkan sebagai TKHI/PPIH
Contoh Kasus:
Pertanyaan: Saya seorang perawat yang mempunyai ijazah D3 Keperawatan dan Ijazah S1 Kesehatan Masyarakat. Saya menginginkan menjadi petugas kesehatan haji sebagai TKHI (Perawat), maka jenis pendidikan mana yang harus saya pilih?
Jawaban : Untuk menjadi petugas kesehatan haji sebagai TKHI (Perawat), maka jenis pendidikan yang dipilih adalah D3 Keperawatan karena jenis pendidikan tersebut yang sesuai dengan jenis tugas yang anda inginkan.
Selanjutnya Ijazah D3 Keperawatan yang dimiliki harus dilegalisir sesuai dengan Keputusan Kepala BKN No 11 Tahun 2002, sedangkan ijazah S1 Kesehatan Masyarakat tetap di lampirkan dalam dokumen tapi tidak perlu dilegalisir sesuai Keputusan BKN namun cukup Bagian Kepegawaian Instansi Saudara.
 Apabila Saudara pernah mengikuti Seminar/Kursus/Symposium tentang Kesehatan Haji, maka klik pilihan “ya”, jika tidak pernah mengikuti klik “tidak”.
<SERTIFIKAT KEGAWAT DARURATAN MEDIK>
 Khusus untuk Dokter dan Perawat, isilah kolom baris pertama dengan jenis sertifikat yang anda miliki (sesuai pilihan), kemudian tahun terbit sertifikat dan nomor sertifikat
tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya, tanda petik satu, tanda petik dua).
Disediakan 5 (lima) kolom kebawah bagi yang memiliki lebih dari satu sertifikat kegawat daruratan medik.
<PENGALAMAN SEBAGAI PETUGAS KESEHATAN HAJI ARAB SAUDI>
 Bagi yang pernah bertugas sebagai TKHI, isilah kolom “Pengalaman TKHI” dengan tahun tugas anda. Disediakan dua kolom bagi yang pernah bertugas lebih dari satu kali.
 Bagi yang pernah bertugas sebagai PPIH, isilah kolom “Pengalaman PPIH” dengan tahun tugas anda. Disediakan dua kolom bagi yang pernah bertugas lebih dari satu kali.
<PENGALAMAN SEBAGAI TIM PEMERIKSA KESEHATAN HAJI>
 Bagi yang pernah bertugas sebagai Tim Pemeriksa Kesehatan Haji baik di Puskesmas, Rumah Sakit, Dinkes Kab/Kota, Dinkes Propinsi maupun Embarkasi Haji, maka isilah kolom “SK Tim Pemeriksa Haji” sesuai dengan nomor SK Penugasan tanpa tanda baca (titik, koma, garis miring, strip, titik koma, titik dua, tanda seru, tanda tanya, tanda petik satu, tanda petik dua).
<PEKERJAAN SEKARANG>
 Isilah kolom “status kepegawaian” sesuai pilihan yang tersedia
 Isilah kolom “unit Kerja” sesuai pilihan yang tersedia
 Isilah kolom “nama unit kerja” sesuai dengan nama instansi Saudara
 Isilah kolom “Jenis Jabatan” sesuai dengan pilihan yang tersedia
 Isilah kolom “sebagai” sesuai dengan nama jenis jabatan Saudara
Contoh :
Jika Saudara memilih jenis jabatan struktural, maka di kolom “sebagai” ditulis nama jabatan Saudara (Kepala Bidang dst, Kepala Seksi dst).
Begitu pula jika Saudara memilih jenis jabatan fungsional, maka isilah sesuai jabatan fungsional yang Saudara miliki (mis. Fungsional Sanitarian, Fungsional Dokter). Bagi pendaftar yang bertugas sebagai Staf silahkan memilih pilihan sebagai fungsional.
 Isilah kolom “masa tugas” sesuai dengan masa tugas Saudara pada jabatan tersebut.
 Isilah kolom “alamat unit kerja” sesuai alamat instansi/unit kerja Saudara.
 Isilah kolom “telp unit kerja” sesuai nomor telepon instansi/unit kerja Saudara.
 Isilah kolom “propinsi” sesuai dengan Propinsi tempat Instansi/Unit Kerja Saudara bertugas dengan menggunakan pilihan yang tersedia.
 Isilah kolom “Kab/Kota” sesuai dengan Kab/Kota tempat Instansi/Unit Kerja Saudara bertugas dengan menggunakan pilihan yang tersedia. Bagi yang berada pada Kabupaten/Kota Pemekaran maka diisi secara manual.
 Periksa kembali semua kolom isian apakah telah terisi dengan baik dan benar !
 Apabila anda sudah yakin maka silahkan klik “SUBMIT” untuk melanjutkan ke halaman terakhir yaitu halaman pencetakan formulir. Selalu ingat !!! apabila setelah melakukan Edit Data harus kembali klik “SUBMIT”.
5. HALAMAN PENCETAKAN FORMULIR
Di halaman ini akan ditampilkan hasil keseluruhan isian form registrasi, dimana pendaftar dapat kembali ke halaman pertama (Tahap 1) atau kedua (Tahap 2) jika ada tambahan atau perubahan, setelah semua data terisi dengan lengkap dan benar, maka silahkan klik kolom cetak formulir untuk mencetak keseluruhan form isian.
Pada Form yang telah tercetak dengan NOMOR REGISTRASI, ditempeli foto berwarna terbaru ukuran 4x6 dengan latar belakang putih serta dibubuhi tanda tangan diatas materai Rp.6000 sebagai kelengkapan Dokumen.